Himakesmas UMKT Gelar Traditional Day, Lestarikan Permainan Tradisional di Era Digital
Penulis: Raisha Azzahro
umkt.ac.id, Samarinda — Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (Himakesmas UMKT) mengadakan kegiatan 'Traditional Day' pada hari Senin (16/2). Kegiatan ini bertujuan mengangkat kembali permainan tradisional agar tetap dikenal di tengah pesatnya perkembangan budaya digital.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat UMKT dan perwakilan Persatuan Pelestarian Olahraga Tradisional Kalimantan Timur (PORTINA Kaltim). Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian permainan tradisional di lingkungan kampus.
Perwakilan PORTINA Kaltim menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang dinilai mampu menghadirkan kembali nilai budaya melalui aktivitas permainan tradisional. Ia menekankan bahwa permainan tradisional tidak hanya menyehatkan secara fisik, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan identitas bangsa kepada generasi muda.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FKM UMKT menegaskan perlunya keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pelestarian budaya. Ia juga berharap 'Traditional Day' dapat menjadi program rutin kampus yang mendorong gaya hidup sehat, aktif, dan berbudaya.
Himakesmas UMKT menyambut dukungan tersebut sebagai motivasi untuk terus mengedukasi mahasiswa mengenai pentingnya menjaga budaya lokal. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar sekaligus rekreasi yang memperkuat interaksi sosial dan menumbuhkan kecintaan terhadap warisan tradisional.

Sejumlah permainan tradisional yang disediakan antara lain ketapel untuk melatih ketepatan sasaran, bakiak untuk kekompakan tim, egrang untuk keseimbangan, dan gasing untuk mengasah teknik serta strategi. Permainan khas Kalimantan, sumpit, turut diperkenalkan untuk melatih konsentrasi dan akurasi. Selain itu, balogo untuk melatih ketangkasan strategi, sedangkan lari balok menguji kecepatan dan koordinasi dalam format estafet.
Kegiatan dipenuhi antusiasme, tawa, dan interaksi positif antar mahasiswa. 'Traditional Day' tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukatif untuk mengenalkan kembali kekayaan budaya bangsa. Melalui program ini, Himakesmas UMKT berharap permainan tradisional semakin diminati generasi muda sekaligus menjadi media pembentukan karakter, peningkatan kebugaran, serta penguatan kecintaan terhadap budaya lokal di era modern.
Editor Bahasa: Raisha Azzahro