IMM Samarinda Gelar Buka Bersama hingga Sahur On The Road, Tekankan Nilai Religius, Intelektual, dan Humanitas

 Diposting pada: Rabu, 18 Maret 2026, 16:53 WITA
 Penulis: Raisha Azzahro
Sejalan dengan TPB nomor:
SDGs 4 SDGs 5
IMM Samarinda Gelar Buka Bersama hingga Sahur On The Road, Tekankan Nilai Religius, Intelektual, dan Humanitas

umkt.ac.id, Samarinda – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Samarinda menggelar rangkaian kegiatan Milad ke-62 IMM berupa buka bersama, tausiyah, hingga sahur on the road di Aula Gedung C Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Jumat (14/3). Kegiatan yang berlangsung hingga dini hari dan diikuti puluhan kader dari berbagai komisariat ini menjadi momentum penguatan nilai kader sekaligus mempererat silaturahmi di bulan Ramadan.

Ketua Umum Koordinator Komisariat IMM UMKT, Azril Rosadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari trikompetensi dasar IMM yang menjadi fondasi gerakan organisasi.

“Latar belakang yang paling utama yaitu menyelenggarakan kegiatan ini sesuai dengan trikompetensi IMM itu sendiri, yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas,” ungkap Azril.

Ia menjelaskan, pemilihan UMKT sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada posisinya sebagai salah satu basis kader IMM terbesar di Samarinda. Melalui kegiatan ini, IMM ingin menanamkan nilai akhlak, mendorong pengembangan intelektual, serta membangun kepekaan sosial kader.

“Harapannya, IMM ke depannya dapat mengarahkan kadernya menjadi kader yang berdampak untuk masyarakat,” tambahnya .

Dalam rangkaian acara, tausiyah menjadi agenda utama dengan menghadirkan Rasman Rading, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalimantan Timur. 

“Fondasi itu salah satunya adalah religiusitas, spiritualitas, dan keimanan. Kemudian yang kedua adalah intelektualitas, pengembangan ilmu pengetahuan. Dan yang ketiga adalah humanitas, kepekaan sosial. Inilah tiga fondasi utama yang harus diperkuat sebagai bekal menghadapi tantangan zaman,” jelas Rasman .

Ia juga menyoroti peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam bermasyarakat dan pembangunan daerah. 

“Mahasiswa dalam pembangunan daerah harus terlibat aktif di kegiatan sosial, serta memberikan saran dan masukan kepada pemerintah daerah,” ujarnya .

Selain itu, Rasman mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan idealisme dalam menyampaikan kritik, sehingga tetap sejalan dengan nilai dan sikap yang dipegang sebagai mahasiswa. 

Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung dari berbuka puasa hingga sahur bersama di jalan, IMM Samarinda menghadirkan ruang refleksi sekaligus aksi nyata di tengah masyarakat. Momentum Milad ke-62 ini menjadi penguat komitmen IMM dalam melahirkan kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

 

 

 

Penulis: Raisha Azzahro

Tags:
Kabar Kampus
Berita lainnya