Berani Keluar dari Zona Nyaman, Fitri Azkiya Susanti Raih Prestasi Nasional

 Diposting pada: Rabu, 22 April 2026, 09:26 WITA
 Penulis: Raisha Azzahro
Sejalan dengan TPB nomor:
SDGs 4 SDGs 5 SDGs 10
Berani Keluar dari Zona Nyaman, Fitri Azkiya Susanti Raih Prestasi Nasional

umkt.ac.id, Samarinda –  Keberhasilan di bangku kuliah tidak datang secara instan. Di baliknya, ada proses panjang, keberanian, dan konsistensi untuk terus berkembang. Hal tersebut tergambar dari sosok Fitri Azkiya Susanti, mahasiswa S1 Farmasi angkatan 2024, yang berhasil menorehkan berbagai prestasi di tingkat regional hingga nasional.

Sejumlah capaian yang berhasil diraihnya antara lain Canvassador by Canva tahun 2026, Mahasiswa Teraktif dan Terinspiratif Fakultas Farmasi tahun 2025, Finalis Duta Kampus Indonesia Provinsi Kalimantan Timur tahun 2025, serta Duta Inspirasi Indonesia Delegasi Kalimantan Utara Batch 16 yang didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia pada tahun 2025. 

Sejak awal, Fitri memiliki ketertarikan untuk mencoba hal-hal baru dan berani mengambil peluang. Ia berpegang pada prinsip untuk segera memulai dan tidak menunda kesempatan yang ada.

“Prestasi ini saya jadikan personal branding sebagai pribadi yang aktif dan terus berkembang, sekaligus bekal untuk dunia kerja dan sarana menginspirasi orang lain,” jelasnya.

Perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Fitri sempat menghadapi keraguan dari lingkungan sekitar hingga penilaian negatif yang membuatnya merasa terpuruk dan mempengaruhi kepercayaan dirinya. Namun, alih-alih menyerah, ia memilih menjadikannya sebagai motivasi untuk membuktikan kemampuannya.

Salah satu tantangan terbesarnya adalah berada di lingkungan yang kurang mendukung. Situasi tersebut sempat memengaruhi semangatnya, hingga akhirnya ia  memutuskan keluar dari lingkungan tersebut dan mencari ruang yang lebih positif.

Keputusan ini menjadi titik balik dalam perjalanannya, yang membantunya berkembang dan menemukan dukungan dari orang-orang yang sejalan dengannya.

Fitri (kanan) menjadi narasumber dalam sebuah siaran

Di tengah berbagai aktivitas, Fitri tetap mampu menjaga keseimbangan antara kuliah dan kegiatan lainnya dengan memanajemen waktu. Ia memprioritaskan akademik serta menghindari kebiasaan menunda pekerjaan. Dengan menerapkan manajemen waktu yang disiplin melalui perencanaan jadwal, penggunaan to-do listtime blocking, serta not-to-do list, ia dapat menjalankan berbagai peran dengan optimal.

Dalam perjalanannya, dukungan dari orang tua, teman, dan dosen menjadi faktor penting yang menguatkan langkahnya. Selain itu, pengalaman sebagai Duta Inspirasi Indonesia juga memberikan dampak besar dalam memperluas wawasan, relasi, serta membuka peluang-peluang baru yang semakin mengasah potensinya.

Dari proses yang dijalani, Fitri menyadari pentingnya keberanian untuk memulai. Ia percaya bahwa langkah kecil dapat membuka peluang besar, sekaligus membawa seseorang ke lingkungan yang mendukung untuk berkembang.

Bagi Fitri, berprestasi sebagai mahasiswa tidak hanya soal menang lomba atau aktif berorganisasi, tetapi tentang memberi dampak nyata bagi orang lain. Prestasi menjadi berarti ketika pengalaman dan ilmu yang dimiliki dapat dibagikan untuk membantu dan menginspirasi sesama.

Melalui kisahnya, Fitri mengajak mahasiswa untuk berani mengambil langkah pertama, memanfaatkan peluang, dan tidak gentar menghadapi kegagalan maupun penilaian negatif.

“Jangan takut untuk memulai dari sekarang. Gagal bukanlah aib, dan omongan orang lain bukan penghalang, karena yang akan terlihat pada akhirnya adalah hasil dari proses yang kamu jalani,” tutupnya.

 

 

Penulis: Raisha Azzahro

Tags:
Kabar Kampus
Berita lainnya