Cara Mengatasi Prokrastinasi bagi Mahasiswa Aktif
Penulis: Raisha Azzahro
umkt.ac.id, Samarinda – Kehidupan sebagai mahasiswa dipenuhi berbagai aktivitas, mulai dari kuliah, organisasi, tugas, hingga praktikum. Di tengah padatnya jadwal tersebut, tidak sedikit mahasiswa yang mengalami prokrastinasi, yakni kebiasaan menunda pekerjaan. Akibatnya, tugas menumpuk, stres meningkat, gangguan tidur, hingga terbatasnya waktu.
Prokrastinasi sering kali dipengaruhi manajemen waktu yang kurang baik, distraksi digital, dan kelelahan. Kecenderungan menunda ini bukan hanya persoalan rasa malas, melainkan melibatkan aspek psikologis yang kompleks. Jika dibiarkan, kebiasaan ini dapat menghambat prestasi akademik dan menurunkan produktivitas mahasiswa.
Penting bagi mahasiswa untuk memahami cara mengatasinya sejak dini. Salah satu langkah efektif adalah membuat daftar prioritas atau daftar pekerjaan harian (to-do list). Mahasiswa dapat menuliskan tugas yang harus dikerjakan berdasarkan tingkat urgensi dan tenggat waktu terdekat. Memecah tugas besar menjadi lebih kecil bermanfaat agar terasa lebih ringan dan fokus untuk menyelesaikan.
Selain itu, teknik belajar fokus seperti metode Pomodoro bisa diterapkan. Caranya, belajar selama 25 menit penuh konsentrasi, lalu istirahat 5 menit. Pola ini juga membantu meningkatkan fokus. Mahasiswa disarankan menjauhkan ponsel atau mematikan notifikasi media sosial saat sedang belajar agar tidak mudah terdistraksi.
Bagi mahasiswa yang aktif di organisasi, kemampuan mengatur jadwal menjadi kunci utama. Gunakan kalender digital untuk mencatat kelas, rapat, dan tenggat waktu tugas. Dengan jadwal yang tertata, mahasiswa dapat menyeimbangkan akademik dan kegiatan non-akademik tanpa saling mengganggu.
Menjaga kesehatan fisik dan mental juga tidak kalah penting. Pastikan tidur yang cukup, makan teratur, terhidrasi dengan baik, dan olahraga ringan untuk menunjang peningkatan energi serta konsentrasi. Jika prokrastinasi sudah tidak bisa dikontrol, mahasiswa tidak perlu ragu untuk berdiskusi dengan dosen pembimbing, teman, atau layanan konseling kampus.
Melalui hal sederhana yang dilakukan, mahasiswa dapat mengatasi prokrastinasi dan menjalani perkuliahan dengan lebih produktif. Sebagai kampus yang mendorong mahasiswa unggul dalam intelektual dan karakter, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) terus mendukung pengembangan karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan manajemen diri.
Penulis: Raisha Azzahro