Tips Mengelola Uang ala Generasi Z yang Kuliah di Samarinda!

 Diposting pada: Senin, 08 Juni 2026, 08:12 WITA
 Penulis: Raisha Azzahro
Sejalan dengan TPB nomor:
SDGs 1 SDGs 2 SDGs 3 SDGs 4 SDGs 8 SDGs 10
Tips Mengelola Uang ala Generasi Z yang Kuliah di Samarinda!

umkt.ac.id, Samarinda — Menjadi mahasiswa di era digital, memberikan banyak kemudahan. Mulai dari pembayaran non tunai (cashless) hingga berbagai layanan daring yang bisa diakses hanya lewat gawai. Namun di sisi lain, kemudahan tersebut juga membuat pengeluaran menjadi lebih sulit dikendalikan. Misalnya, jajan kopi, belanja daring, layanan streaming, hingga transportasi daring, sering kali menguras uang bulanan tanpa disadari. Karena itu, kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki mahasiswa Generasi Z.

Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia terus menunjukkan peningkatan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Meski demikian, tantangan dalam pengelolaan keuangan pribadi masih menjadi perhatian, terutama di kalangan usia muda yang sangat dekat dengan transaksi digital. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa memahami instrumen keuangan saja belum cukup, tetapi juga perlu diimbangi dengan kebiasaan mengatur pengeluaran secara bijak.

Bagi mahasiswa yang kuliah di Samarinda, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah membuat anggaran bulanan sederhana. Catat seluruh pemasukan, baik dari uang saku orang tua, beasiswa, maupun penghasilan tambahan. Setelah itu, kelompokkan pengeluaran ke dalam kebutuhan utama seperti makan, transportasi, kuota internet, dan kebutuhan akademik. 

Dengan mengetahui ke mana uang digunakan setiap bulan, mahasiswa dapat lebih mudah menghindari pengeluaran impulsif yang sering terjadi saat berbelanja daring atau mengikuti tren media sosial.

Selain menyusun anggaran, mahasiswa juga perlu membiasakan diri menabung sejak dini. Banyak aplikasi perbankan dan dompet digital saat ini menyediakan fitur tabungan otomatis yang memudahkan pengguna menyisihkan sebagian uang setiap kali menerima pemasukan. Dana tabungan tersebut dapat digunakan sebagai dana darurat ketika menghadapi kebutuhan mendadak, seperti biaya kesehatan, perbaikan kendaraan, atau kebutuhan akademik yang tidak terduga.

Tips berikutnya adalah memanfaatkan berbagai fasilitas dan program mahasiswa secara maksimal. Banyak kampus, termasuk di Samarinda, menyediakan akses internet, perpustakaan digital, hingga berbagai kegiatan pengembangan diri yang dapat mengurangi pengeluaran pribadi. Mahasiswa juga dapat mencari peluang penghasilan tambahan melalui pekerjaan paruh waktu, freelance, atau bisnis digital yang sesuai dengan jadwal perkuliahan. 

Dengan pengelolaan keuangan yang baik, mahasiswa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan selama kuliah, tetapi juga membangun kebiasaan finansial sehat yang akan bermanfaat hingga memasuki dunia kerja.

 

 

 

Penulis: Raisha Azzahro 

Sumber Gambar: IDX Channel

Tags:
Artikel & Opini
Berita lainnya