Dukung Self-Directed Learning, UMKT Gelar Pelatihan Pemanfaatan AI di SMA Muhammadiyah Tenggarong
Penulis: Raisha Azzahro
umkt.ac.id, TENGGARONG — Memasuki era digital yang kian masif, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan menjadi hal yang tak terelakkan. Merespons tantangan tersebut, tim akademisi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat di SMA Muhammadiyah Tenggarong pada Jumat (24/7/26).
Melalui dukungan hibah Beimbai Grant dari LPPM UMKT, kegiatan bertajuk "Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Kecerdasan Buatan (AI) untuk Mendukung Self-Directed Learning Siswa SMA Muhammadiyah Tenggarong" ini dirancang untuk membekali para siswa dengan kecakapan digital modern. Tim pengabdian ini beranggotakan jajaran dosen, yaitu Ade Ismail Ramadhan Hamid, Hendra Saputra, Ferry Fadzlul Rahman, dan Syayid Al Manar, serta melibatkan mahasiswa Tio Andika dan Jauraz Evan.

Kolaborasi Strategis Kampus dan Sekolah
Inisiatif ini disambut positif oleh Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Tenggarong, Indra. Pihaknya mengapresiasi kepercayaan UMKT yang menjadikan sekolahnya sebagai target sasaran pengabdian. Ia meyakini kegiatan semacam ini membawa dampak konkret bagi peningkatan mutu dan performa sekolah.
Di sisi lain, Ade selaku Ketua Tim Pengabdian UMKT menekankan bahwa penguasaan AI bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan dasar untuk mendorong kemandirian belajar. Dengan memanfaatkan AI secara tepat, siswa diharapkan dapat menggali potensi akademisnya secara lebih optimal di luar jam kelas formal.
Inspirasi Internasional dan AI sebagai Asisten Pribadi
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini makin semarak dengan hadirnya Vanessa, mahasiswa internasional UMKT asal Kenya, Afrika. Mengisi sesi pembuka, Vanessa memberikan suntikan motivasi mengenai pentingnya Pendidikan dari kacamata global demi mempersiapkan daya saing generasi muda.

Sementara itu, materi inti dibawakan oleh Ferry Fadzlul Rahman yang membedah peran AI sebagai sarana penunjang atau 'asisten pribadi' siswa. Ferry memaparkan bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat menyederhanakan materi-materi rumit sehingga memicu percepatan pemahaman belajar.
Melalui agenda ini, UMKT berharap para pelajar di SMA Muhammadiyah Tenggarong mampu menggunakan teknologi secara bijak dan konsisten demi merancang masa depan pendidikan yang lebih terarah.