Masta FIK UMKT Bekali Mahasiswa Baru Menjadi Calon Perawat Berintegritas dan Humanis
Penulis: Raisha Azzahro
umkt.ac.id, Samarinda — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menyelenggarakan Masa Ta’aruf (Masta) bagi mahasiswa baru pada Kamis (20/8/2026). Mengusung tema “Empowering Future Nurses: Berintegritas, Humanis, dan Siap Mengabdi”, kegiatan berlangsung di Aula Gedung A UMKT dan dihadiri jajaran dekanat serta dosen FIK.
Dekan FIK UMKT, Tri Wahyuni, menyampaikan bahwa mahasiswa baru perlu membangun karakter sejak awal perkuliahan.
“Menjadi tenaga kesehatan bukan hanya tentang bagaimana kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga tentang integritas, kepedulian, serta ketulusan dalam memberikan pelayanan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan materi mengenai Profil FIK UMKT yang disampaikan langsung oleh Dekan FIK UMKT, Tri Wahyuni. Materi ini menjadi bagian dari pengenalan lingkungan akademik sekaligus memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai arah pendidikan dan peran FIK dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang kompeten dan berkarakter.

Selain pengenalan fakultas, rangkaian Masta juga diisi dengan sesi Spiritual Islamic Caring yang menekankan pentingnya nilai spiritual dan kepedulian dalam memberikan pelayanan kesehatan. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan profil dan struktur program studi, sehingga mereka memiliki gambaran mengenai proses akademik serta lingkungan pembelajaran yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di FIK UMKT.
Mahasiswa baru turut memperoleh informasi mengenai profil dan aktivitas himpunan mahasiswa melalui sesi sharing session. Sesi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal organisasi kemahasiswaan sekaligus mendapatkan gambaran mengenai berbagai kegiatan pengembangan diri yang dapat diikuti selama berkuliah.
Melalui Masta FIK UMKT 2026, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan akademik dan organisasi di fakultas, tetapi juga memahami nilai-nilai yang menjadi landasan dalam menjalani pendidikan kesehatan. Bekal tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai calon tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kemanusiaan.
Penulis: Raisha Azzahro
Foto: Zeva Ahmad Zainuri