FEBP UMKT Perkuat Sinergi Strategis Melalui Peninjauan VMTS dan Temu Stakeholder
Penulis: Muhammad Yusril Ade Mahendra
SAMARINDA – Pada Kamis, 9 Ramadhan 1447 H yang bertepatan dengan 26 Februari 2026, Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Politik (FEBP) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) sukses menyelenggarakan agenda krusial: Peninjauan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) serta Temu Stakeholder. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Gedung Jenderal Sudirman Lantai 1, Kampus UMKT Samarinda dihadiri olleh berbagai perwakilan industri, akademisi, serta alumni yang telah sukses berkarier di berbagai bidang.

Acara ini juga menjadi wadah untuk sosialisasi dan silaturahmi para stakeholder. Peninjauan visi, misi, tujuan, dan sasaran dilakukan bersama para stakeholder untuk memperkuat arah pengembangan fakultas. Dalam kegiatan temu stakeholder tersebut, berbagai masukan berharga disampaikan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, forum ini menjadi sarana untuk mempererat kolaborasi antara fakultas dengan berbagai pihak terkait, baik dari dunia industri, pemerintahan, maupun mitra akademik. Diskusi yang berlangsung secara terbuka dan konstruktif diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan serta program kerja fakultas di masa mendatang. Dengan adanya sinergi yang kuat antara fakultas dan para stakeholder, diharapkan pengembangan institusi dapat berjalan lebih terarah, adaptif, dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan serta tantangan perkembangan zaman.
![]() | ![]() |
Salah satu poin utama dalam pertemuan ini dengan adaptasi di Era Disrupsi dan Standar Akreditasi Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah strategis FEBP dalam menghadapi tantangan era Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA). Dalam latar belakang kegiatannya, FEBP menekankan pentingnya rekalibrasi visi agar selaras dengan standar akreditasi nasional (LAMEMBA & LAMSPAK) serta kebutuhan digitalisasi masif dan ekonomi hijau (green economy).Dekan FEBP UMKT, Prof. Drs. M. Farid Wajdi, M.M., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan koherensi antara visi universitas dengan strategi di tingkat fakultas guna menciptakan tata kelola yang unggul dan kompetitif di level internasional.Forum ini dihadiri oleh jajaran stakeholder lintas sektor, mulai dari instansi pemerintah seperti Biro Umum Setda Prov. Kaltim, Bappeda Kaltim, hingga instansi strategis seperti Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Sektor perbankan pun turut hadir, di antaranya perwakilan dari Bank Indonesia, BRI, BNI, BSI, hingga Bank Muamalat. Tak ketinggalan, aspirasi internal diserap melalui kehadiran Himpunan Mahasiswa dari Program Studi Akuntansi, Manajemen, dan Hubungan Internasional.
Salah satu poin penting dalam notulensi diskusi adalah pembatasan waktu penyampaian rekomendasi bagi setiap perwakilan instansi guna memastikan dialog berjalan efektif dan solutif. Masukan yang diserap mencakup penguatan kekhasan fakultas (core values) agar lulusan FEBP UMKT memiliki daya saing global namun tetap membumi pada kebutuhan industri lokal.

