Aksi Sosial dan Edukasi PHBS Digelar di Panti Asuhan Kasih Bunda Utari

 Diposting pada: Senin, 18 Mei 2026, 09:57 WITA
 Penulis: Riri Apriani
Sejalan dengan TPB nomor:
SDGs 1 SDGs 2 SDGs 6
Aksi Sosial dan Edukasi PHBS Digelar di Panti Asuhan Kasih Bunda Utari

Samarinda, Kamis, 14 Mei 2026 — Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Bersama Mengabdi dan Berbagi Kepedulian Melalui Aksi Bersih Lingkungan untuk Kenyamanan dan Kesehatan Bersama” dilaksanakan di Panti Asuhan Kasih Bunda Utari. Kegiatan ini berlangsung mulai pagi hingga sore hari, dengan rangkaian kegiatan berupa aksi bersih lingkungan, makan bersama, salat Dzuhur berjemaah, permainan edukatif, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS kepada anak-anak panti.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh kader PK IMM FKM, PK IMM Farmasi, PK IMM Unmul Raya, dan PK IMM Samarinda Seberang sebagai bentuk kolaborasi dalam pengabdian masyarakat. Melalui kegiatan ini, para kader berupaya menghadirkan aksi nyata yang tidak hanya berorientasi pada kepedulian sosial, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian lingkungan, serta tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Sejak pagi, para peserta bersama anak-anak Panti Asuhan Kasih Bunda Utari melaksanakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan panti. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menciptakan suasana yang nyaman dan sehat bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan.

Dalam sambutan pembukaan, panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, anak-anak panti, serta pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja sama sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh pembelajaran baru mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menciptakan kenyamanan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menambah wawasan dan memperkuat nilai kepedulian terhadap sesama.

Ketua Umum Pimpinan Komisariat IMM FKM, Immawan Abdullah Mubaroq, dalam sambutannya berharap kegiatan pengabdian masyarakat dan aksi sosial seperti ini tidak berhenti pada satu kesempatan saja. Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus dilanjutkan agar manfaat dan kebaikan yang diberikan dapat dirasakan secara lebih luas.

Harapan serupa juga disampaikan oleh perwakilan Komisariat Farmasi yang diwakili oleh Bendahara Umum, Immawati Khaliza. Ia menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat terus berlanjut meskipun program yang dilaksanakan pada hari itu telah selesai.

Sementara itu, perwakilan pihak Panti Asuhan Kasih Bunda Utari, Kak Mia, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian para peserta. Kak Mia menjelaskan bahwa yayasan tersebut menaungi dan melindungi korban kekerasan, baik kekerasan seksual maupun kekerasan dalam rumah tangga. Selain itu, beberapa anak juga berasal dari keluarga dengan kondisi khusus, seperti orang tua yang sedang menjalani hukuman, mengalami gangguan kejiwaan, maupun anak-anak terlantar.

Saat ini, Panti Asuhan Kasih Bunda Utari menaungi sekitar 120 anak, mulai dari bayi berusia dua minggu hingga remaja berusia 19 tahun. Kak Mia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir serta memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Ketua KIC Samarinda, Immawan Jabal Noor, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata dari nilai dan ideologi Al-Ma’un. Nilai tersebut menekankan pentingnya memberikan kontribusi langsung kepada umat dan masyarakat melalui aksi kebaikan yang berkelanjutan.

Immawan Jabal Noor juga menekankan bahwa anak-anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang, perhatian, pendidikan, dan lingkungan yang baik. Oleh karena itu, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu memenuhi hak-hak tersebut.

Setelah kegiatan bersih-bersih, acara dilanjutkan dengan makan bersama sembari menunggu waktu salat Zuhur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Zuhur berjemaah, permainan bersama anak-anak panti, serta edukasi PHBS. Edukasi ini diberikan untuk menanamkan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, terutama mengingat mereka berasal dari berbagai latar belakang kehidupan yang berbeda.

Melalui edukasi PHBS, anak-anak diajak untuk memahami kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang diberikan diharapkan dapat membantu anak-anak menerapkan perilaku sehat, seperti menjaga kebersihan tubuh, mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta membiasakan pola hidup yang mendukung kesehatan.

Anak-anak diibaratkan sebagai bibit yang baik, yang perlu tumbuh di lingkungan yang baik pula. Karena itu, kehadiran peserta dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari lingkungan positif bagi anak-anak panti.

Melalui aksi bersih lingkungan dan edukasi PHBS, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menanamkan nilai kebersihan, kesehatan, kemanusiaan, pendidikan, dan akhlak yang baik. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi amal jariyah serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Berita lainnya