Dosen S1 Agribisnis dan S1 Agroteknologi UMKT Raih Hibah Internal LPPM Skema Mandatori SDGs Tahun 2026
Penulis: Veri Febrian
Paser, 14 Agustus 2026 — Kabar membanggakan datang dari Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital (FPBD) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Dosen dari Program Studi S1 Agribisnis dan S1 Agroteknologi berhasil memperoleh Hibah Internal LPPM UMKT Skema Mandatori SDGs Tahun 2026.
Program hibah yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMKT ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan penelitian yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Dari Program Studi S1 Agribisnis, Yuli Setiowati, S.P., M.P. berhasil lolos sebagai penerima hibah melalui penelitian berjudul “Pengembangan Model Produk Fungsional Berbasis Daur Ulang Botol Plastik Pasca Konsumsi untuk Mendukung Implementasi Zero Waste Campus.”
Penelitian tersebut mengangkat isu pengelolaan sampah plastik sekaligus mendorong lahirnya model pemanfaatan kembali botol plastik pascakonsumsi sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kampus yang lebih berkelanjutan.
Sementara itu, dari Program Studi S1 Agroteknologi, Primadyanti Arsela, S.Hut., M.Si. juga berhasil memperoleh hibah melalui penelitian berjudul “Pengembangan Model Integrated Circular Water Reuse System Berbasis Air AC untuk Mendukung Kampus Berkelanjutan dan Efisiensi Sumber Daya Air.”
Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan kembali air hasil kondensasi dari pendingin ruangan (AC) melalui pendekatan Integrated Circular Water Reuse System. Inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung efisiensi penggunaan sumber daya air sekaligus memperkuat penerapan konsep kampus berkelanjutan.
Keberhasilan kedua dosen tersebut menjadi bagian dari komitmen FPBD UMKT dalam mendorong budaya penelitian dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.
Hibah Internal LPPM UMKT Skema Mandatori SDGs Tahun 2026 juga menjadi ruang bagi dosen untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan keilmuan, tetapi juga memiliki potensi untuk memberikan dampak nyata bagi kampus, masyarakat, dan lingkungan.