Menjemput Lailatul Qadr, Tarawih FKIP UMKT Ajak Jamaah Menghidupkan I’tikaf di 10 Malam Terakhir
Penulis: Muhammad Saputra
Menjelang sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) kembali menghadirkan suasana ibadah yang khusyuk melalui kegiatan shalat tarawih berjamaah di Masjid Kampus. Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh sivitas akademika untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mempersiapkan diri menyambut malam yang penuh kemuliaan, Lailatul Qadr.
Pada pelaksanaan Senin, 9 Maret 2026, kegiatan tarawih diikuti oleh civitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa (HIMA). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ramadhan yang diinisiasi oleh Lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UMKT melalui konsep “Satu Fakultas Satu Malam”, di mana setiap fakultas secara bergiliran menjadi penyelenggara kegiatan ibadah tarawih.
Shalat tarawih pada malam tersebut dipimpin oleh Dr. H. Suwoko, S.E., M.M., yang sekaligus menyampaikan kultum bertema “Menjemput Lailatul Qadr”. Kultum diawali dengan lantunan Surah Al-Qadr, yang mengingatkan jamaah akan kemuliaan malam Lailatul Qadr sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, salah satunya melalui i’tikaf di masjid. I’tikaf menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meningkatkan kualitas spiritual selama bulan Ramadhan.
Beliau menjelaskan bahwa terdapat berbagai amalan yang dapat dilakukan selama i’tikaf, di antaranya melaksanakan shalat sunnah, memperbanyak tadarus Al-Qur’an, berdzikir dan berdoa, melakukan muhasabah serta tafakur, mengikuti kegiatan ta’lim muta’allim, serta memfokuskan diri pada ibadah dengan mengurangi aktivitas yang tidak memberikan manfaat.
Melalui kegiatan tarawih berjamaah ini, diharapkan seluruh sivitas akademika UMKT dapat menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, memperdalam pemahaman keislaman, serta membangun budaya religius di lingkungan kampus. Kehadiran dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dalam memakmurkan masjid kampus serta menghidupkan nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadhan.