Program Studi Diploma III Keperawatan FIK UMKT Gelar Pengabdian Masyarakat tentang Penanganan Darurat Sindrom Sundowning dan Lansia Hilang pada Pasien Demensia
Penulis: Wahyuni Wahyuni
Program Studi Diploma III Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dengan Puskesmas Loa Bakung. Kegiatan yang mengusung tema "Sindrom Sundowning dan Lansia Hilang: Penanganan Darurat Agitasi serta Tersesat pada Pasien Demensia" ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan masyarakat serta tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan pada pasien demensia. Kegiatan tersebut melibatkan dosen Program Studi Diploma III Keperawatan, preseptor akademik, preseptor klinik, tenaga kesehatan Puskesmas Loa Bakung, serta peserta yang mengikuti rangkaian edukasi dengan antusias.


Berbagai materi disampaikan secara komprehensif, meliputi pengenalan sindrom sundowning yang ditandai dengan meningkatnya kebingungan, agitasi, dan perubahan perilaku pada sore hingga malam hari, faktor risiko terjadinya lansia hilang akibat demensia, serta langkah-langkah penanganan darurat yang tepat. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi pencegahan, teknik komunikasi terapeutik dengan pasien demensia, identifikasi dini tanda-tanda agitasi, hingga prosedur penanganan ketika lansia tersesat. Penyampaian materi diperkaya dengan sesi diskusi interaktif dan simulasi kasus sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif dan dapat diterapkan dalam praktik pelayanan kesehatan maupun di lingkungan keluarga.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk nyata kontribusi Program Studi Diploma III Keperawatan FIK UMKT dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi berbagai permasalahan kesehatan, khususnya pada populasi lansia. "Kolaborasi antara perguruan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan merupakan langkah strategis untuk memperkuat edukasi kesehatan berbasis masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta mampu mengenali tanda-tanda sindrom sundowning, melakukan penanganan awal secara tepat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko lansia hilang akibat demensia sehingga keselamatan dan kualitas hidup pasien dapat terus terjaga," ujarnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Program Studi Diploma III Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan UMKT dan Puskesmas Loa Bakung dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui kegiatan edukatif, promotif, dan preventif yang berkesinambungan.