Mahasiswa Teknik Geologi UMKT Perdalam Pemahaman Eksplorasi Batubara Bersama PERHAPI
Penulis: Fajar Alam
Samarinda – Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) kembali menghadirkan kegiatan pengayaan kompetensi mahasiswa melalui Sharing Session "Eksplorasi Batubara" yang diselenggarakan pada Selasa, 28 April 2026, pukul 13.00–15.00 WITA, di Kelas 2.01 Gedung F Lantai 2 UMKT.
Kegiatan ini menghadirkan praktisi dari Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Dandi Anderson Djou, S.T., sebagai narasumber. Sebanyak 48 mahasiswa Teknik Geologi FST UMKT angkatan 2023 mengikuti kegiatan dengan antusias untuk memperdalam wawasan mengenai eksplorasi batubara yang menjadi salah satu kompetensi penting dalam dunia geologi dan pertambangan.
Dalam paparannya, Dandi Anderson Djou menjelaskan bahwa eksplorasi batubara bukan sekadar mencari keberadaan endapan batubara, tetapi juga bertujuan memperoleh informasi yang komprehensif mengenai geometri lapisan, ketebalan, kuantitas, persebaran, serta kualitas batubara. Seluruh data tersebut menjadi landasan utama dalam penyusunan perencanaan penambangan yang efektif, efisien, dan tetap mengedepankan prinsip Good Mining Practice.

Lebih lanjut, peserta diperkenalkan pada lima metode utama dalam eksplorasi batubara yang lazim diterapkan di industri. Metode pertama adalah pemetaan geologi, yang mencakup pengamatan singkapan, measuring section, dan pembuatan parit uji untuk memahami kondisi geologi di lapangan. Tahap berikutnya adalah survei topografi sebagai dasar penyusunan model permukaan wilayah eksplorasi.
Selanjutnya, narasumber menjelaskan pentingnya pengeboran eksplorasi, baik berupa pengeboran stratigrafi maupun full core drilling, untuk memperoleh data bawah permukaan secara detail. Tahapan berikutnya adalah logging geofisika, yang berfungsi mendukung interpretasi kondisi geologi di bawah permukaan secara lebih akurat. Metode terakhir adalah pengujian kualitas batubara, yang menentukan karakteristik batubara sehingga dapat diketahui potensi pemanfaatannya sesuai kebutuhan industri.
Selama sesi berlangsung, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar penerapan metode eksplorasi di lapangan, tantangan yang dihadapi industri, hingga pentingnya integrasi data geologi dalam pengambilan keputusan teknis.

Salah seorang peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena materi disampaikan secara komunikatif, mudah dipahami, dan dikaitkan langsung dengan praktik di dunia kerja. Penyampaian narasumber yang interaktif juga mendorong mahasiswa lebih percaya diri dalam berdiskusi serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap persoalan eksplorasi batubara.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Geologi FST UMKT terus berkomitmen memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia profesi. Kehadiran praktisi dari PERHAPI diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa, memperkuat kompetensi akademik, serta mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan industri pertambangan dan siap berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan sesuai kaidah Good Mining Practice.