Belajar Sedimentologi Langsung di Lapangan, Mahasiswa Teknik Geologi UMKT Gelar Penelitian Sampel Granulometri di Pantai Ceria
Penulis: Fajar Alam
Kutai Kartanegara – Semangat belajar tidak hanya ditunjukkan di dalam ruang kuliah, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. Mahasiswa Teknik Geologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) angkatan 2025 melaksanakan kegiatan Penelitian Sampel Granulometri pada Minggu, 24 Mei 2026, pukul 06.30–07.30 WITA, di Pantai Ceria, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Sebanyak 60 mahasiswa mengikuti kegiatan lapangan yang bertujuan membangun keterampilan dasar dalam penelitian geologi, khususnya pada kajian sedimentologi dan lingkungan pesisir. Kegiatan ini dipandu oleh Ezy Al'farezi dan Muhammad Zaky Fahrozi, yang memberikan arahan mengenai teknik pengambilan sampel sedimen pantai serta pengamatan bentang alam pesisir.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mempraktikkan cara pengambilan sampel sedimen secara sistematis sebagai bahan analisis granulometri. Selain itu, peserta juga diajak mengamati berbagai proses geomorfologi yang masih aktif bekerja di kawasan pantai, seperti pengaruh gelombang, angin, dan pasang surut terhadap proses transportasi serta pengendapan sedimen.
Melalui pengamatan langsung terhadap dinamika lingkungan pesisir, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana material sedimen dipindahkan, diendapkan, dan membentuk berbagai kenampakan geomorfologi. Pemahaman tersebut menjadi bekal penting untuk merekonstruksi proses pembentukan batuan sedimen yang terjadi pada masa lalu berdasarkan bukti-bukti geologi yang ditemukan di lapangan.
Menurut para instruktur, pengalaman lapangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan geologi. Kemampuan mengamati kondisi alam secara langsung, mengumpulkan data yang representatif, serta menghubungkan teori dengan fenomena di lapangan menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap calon geolog.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Meski dimulai pada pagi hari, seluruh mahasiswa mengikuti setiap tahapan penelitian dengan semangat tinggi. Diskusi berlangsung aktif ketika peserta membandingkan karakteristik sedimen di beberapa titik pengamatan dan mencoba menginterpretasikan proses geologi yang membentuknya.
Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berkesan karena teori sedimentologi yang selama ini dipelajari di kelas dapat dipahami secara lebih nyata melalui observasi langsung di lapangan. Pantai Ceria dinilai menjadi lokasi yang sangat representatif untuk mempelajari proses sedimentasi modern sehingga memudahkan mahasiswa memahami konsep-konsep dasar geologi sedimen.
Mahasiswa juga berharap kegiatan penelitian lapangan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. Selain membangun keterampilan teknis, kegiatan lapangan dinilai mampu menumbuhkan insting geologi, kemampuan observasi, serta pola pikir analitis yang menjadi ciri khas seorang geolog. Ke depan, peserta mengusulkan agar durasi kegiatan lapangan dapat diperpanjang sehingga eksplorasi bentang alam pesisir dan pengambilan data dapat dilakukan secara lebih mendalam.
Melalui kegiatan Penelitian Sampel Granulometri ini, Program Studi Teknik Geologi FST UMKT kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang aplikatif dan berbasis pengalaman lapangan. Pendekatan learning by doing diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep geologi secara teoritis, tetapi juga memiliki kemampuan observasi, analisis, dan interpretasi yang kuat ketika menghadapi kondisi geologi sesungguhnya.