Integrasi Sistem Pompa Air Tenaga Surya untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Hortikultura di Desa Manunggal Jaya Tenggarong Seberang
Penulis: Binyamin binyamin
Tenggarong Seberang – Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen dan mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dengan mengusung tema "Integrasi Sistem Pompa Air Tenaga Surya untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Hortikultura di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara." Kegiatan ini bertujuan menghadirkan solusi teknologi tepat guna yang mampu meningkatkan efisiensi irigasi sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan pada sektor pertanian hortikultura.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada kelompok tani dan pemangku kepentingan setempat mengenai konsep Smart Agriculture berbasis Internet of Things (IoT) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pada sesi ini, tim memaparkan arsitektur sistem yang mengintegrasikan panel surya sebagai sumber energi, pompa air, sensor pertanian, IoT Gateway berbasis ESP32, server cloud, serta aplikasi berbasis web dan perangkat bergerak. Sistem tersebut memungkinkan petani memantau kondisi lahan secara real-time melalui smartphone, meliputi parameter suhu, kelembapan tanah, kelembapan udara, intensitas cahaya, pH tanah, hingga status operasional pompa air.
Selanjutnya, tim melakukan instalasi panel surya, controller pompa, serta sistem monitoring IoT di lahan pertanian hortikultura Desa Manunggal Jaya. Air dari kolam penampungan dipompa secara otomatis menuju area budidaya tanaman dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik utama. Selain mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional maupun bahan bakar fosil, sistem ini juga dirancang agar mampu bekerja secara otomatis berdasarkan kondisi lingkungan yang dibaca oleh sensor-sensor pertanian. Penerapan pompa air tenaga surya dan IoT semakin banyak dimanfaatkan sebagai solusi irigasi modern karena mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan menekan biaya operasional pertanian.
Sebagai bagian dari program pemberdayaan, tim juga memberikan pelatihan teknis mengenai pengoperasian, pemeliharaan, serta pemanfaatan dashboard monitoring kepada para petani. Melalui dashboard tersebut, pengguna dapat melihat data kondisi lahan secara langsung, mengendalikan pompa dari jarak jauh, serta memperoleh riwayat operasional sistem. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas petani dalam mengadopsi teknologi digital sehingga mampu mengelola irigasi secara lebih efektif, presisi, dan berkelanjutan. Pendekatan serupa telah terbukti membantu meningkatkan efisiensi penggunaan air serta memperkuat kemampuan petani dalam memanfaatkan teknologi berbasis energi surya dan IoT.
Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan Desa Manunggal Jaya dapat menjadi salah satu contoh penerapan Smart Farming berbasis energi terbarukan di Kalimantan Timur. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kelompok tani diharapkan mampu mempercepat transformasi digital sektor pertanian, meningkatkan produktivitas hortikultura, mengurangi biaya operasional, serta mendukung terciptanya sistem pertanian yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan sesuai dengan arah pembangunan pertanian modern di Indonesia.