Sosialisasi Beasiswa Taiwan INTENSE Program Dorong Mahasiswa UMKT Siap Go International
Penulis: Binyamin binyamin
Samarinda – Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) terus mendorong mahasiswanya untuk memiliki wawasan global dengan membuka akses informasi terkait peluang studi dan karier internasional. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi beasiswa Taiwan INTENSE Program yang diselenggarakan di Ruang Rapat Gedung G UMKT pada Kamis (12/3). Kegiatan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memperoleh gambaran mengenai peluang pendidikan, pengembangan karier, serta pengalaman internasional.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Mutu, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI), serta dosen dan mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Sipil. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah M. Eraz Aufarrahman Indrawan, yang hadir sebagai perwakilan dari Cheng Shiu University, Taiwan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa S1 Teknik Mesin terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka aktif menyimak materi yang disampaikan, mempelajari brosur informasi program, serta berinteraksi langsung dengan narasumber. Keaktifan mahasiswa ini menunjukkan tingginya minat untuk memperoleh pengalaman akademik di luar negeri sekaligus meningkatkan kompetensi global yang relevan dengan perkembangan teknologi dan industri internasional.
Direktur Kantor Urusan Internasional UMKT, Rahmatullah Ayu Hasmiati, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar mahasiswa memiliki pola pikir terbuka dan semangat untuk mengembangkan diri melalui pengalaman belajar di luar negeri. Menurutnya, kesempatan seperti program beasiswa internasional perlu dimanfaatkan dengan baik sebagai bagian dari proses pembentukan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Mutu, Kemahasiswaan, dan Alumni UMKT, Abdul Halim, menekankan pentingnya mahasiswa memandang kegiatan sosialisasi ini sebagai peluang untuk meningkatkan daya saing di tingkat global. Ia menjelaskan bahwa persaingan di dunia kerja semakin ketat, sehingga mahasiswa perlu terus meningkatkan keterampilan, wawasan internasional, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, UMKT juga menunjukkan komitmennya dalam memperluas kerja sama internasional serta memberikan akses informasi seluas-luasnya kepada mahasiswa mengenai peluang studi dan karier global. Selama ini, sejumlah mahasiswa dan dosen UMKT telah mengikuti berbagai program internasional seperti pertukaran mahasiswa, studi lanjut, maupun bekerja di Taiwan, yang dikenal sebagai salah satu negara maju di bidang teknologi dan industri.
Pada sesi pemaparan materi, M. Eraz Aufarrahman Indrawan menjelaskan berbagai peluang yang dapat diikuti melalui INTENSE Program, sebuah inisiatif dari Kementerian Pendidikan Taiwan yang bertujuan mencetak talenta internasional yang siap berkontribusi dalam sektor industri global. Ia juga menjelaskan bahwa Intact Base berperan sebagai penghubung antara universitas di Taiwan dengan perguruan tinggi di Indonesia, sekaligus menjembatani kebutuhan industri Taiwan dengan talenta dari Indonesia.
Menurut Eraz, pendanaan program beasiswa ini berasal dari berbagai sumber, termasuk pemerintah Taiwan, perusahaan industri yang bekerja sama dengan universitas, serta dukungan dari pihak universitas itu sendiri. Dengan sistem pendanaan tersebut, mahasiswa memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses pendidikan internasional dengan dukungan fasilitas akademik dan industri.

Program INTENSE secara khusus menargetkan bidang-bidang strategis yang memiliki kebutuhan tinggi di sektor industri global, seperti STEM, teknologi semikonduktor, serta bidang keuangan. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan peluang program dual degree dan pembelajaran bahasa Mandarin melalui Yushan Mandarin Course, yang dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri secara akademik maupun profesional sebelum menempuh studi di Taiwan.
Kegiatan sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber. Mahasiswa S1 Teknik Mesin terlihat aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait persyaratan pendaftaran, peluang magang industri, hingga prospek karier setelah menyelesaikan program studi di Taiwan. Antusiasme ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk memanfaatkan peluang internasional dalam mengembangkan kompetensi mereka.
Melalui kegiatan ini, UMKT berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk berani mengambil kesempatan studi di luar negeri serta mempersiapkan diri menjadi lulusan yang memiliki kompetensi global. Sosialisasi program seperti INTENSE diharapkan dapat membuka jalan bagi mahasiswa UMKT untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus berkontribusi dalam perkembangan industri global di masa depan.