Dosen S1 Teknik Sipil Raih Prestasi pada Rakornas AST-PTMA 2025
Penulis: 2211102441054
Kabar membanggakan datang dari Program Studi S1 Teknik Sipil. Salah satu dosennya, Ulwiyah Wahdah Mufassirin Liana, S.T., M.T, berhasil meraih penghargaan pada ajang Rapat Koordinasi Nasional AST-PTMA 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Jember pada tanggal 12–14 November 2025.
Prestasi tersebut diraih melalui karya ilmiah berjudul “Karakteristik dan Potensi Ekonomi Parkir On Street pada Jalan Panglima Batur Kota Samarinda” yang berhasil memperoleh predikat Terbaik 2 pada kategori Teknik Sipil, Planologi & Arsitektur, serta Teknik Lingkungan. Penelitian ini mengkaji secara komprehensif kondisi parkir di kawasan perkotaan, khususnya pada ruas jalan strategis di Samarinda, serta menggali potensi ekonominya sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.
Dalam penelitiannya, Ulwiyah menyoroti pentingnya pengelolaan parkir on street yang efektif dan efisien guna mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan nilai ekonomi kawasan. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan transportasi perkotaan yang lebih optimal.
Ajang Rakornas AST-PTMA sendiri merupakan forum nasional yang mempertemukan akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di bidang sains dan teknologi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga sarana apresiasi terhadap karya ilmiah dosen yang inovatif dan aplikatif.
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen dosen S1 Teknik Sipil dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, capaian ini juga diharapkan dapat memotivasi civitas akademika untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan daerah.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Program Studi Teknik Sipil semakin menunjukkan eksistensinya dalam kancah nasional, khususnya dalam menghasilkan penelitian yang berdampak nyata bagi pembangunan perkotaan dan peningkatan kualitas infrastruktur di Indonesia.