SHARRING SEASON “KURIKULUM BASIC SCIENCE DAN CAPSTONE DESIGN UNTUK TEKNIK SIPIL” Hadirkan Pakar dari Universitas Muhamamdiyah Aceh

 Diposting pada: Senin, 27 April 2026, 13:28 WITA
 Penulis: Eka Yulianti
Sejalan dengan TPB nomor:
SDGs 4
SHARRING SEASON “KURIKULUM BASIC SCIENCE DAN CAPSTONE DESIGN UNTUK  TEKNIK SIPIL” Hadirkan Pakar dari Universitas Muhamamdiyah Aceh

Samarinda, 27 April 2026 – Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session “Kurikulum Basic Science dan Capstone Design untuk Teknik Sipil” pada Senin, 27 April 2026, bertempat di Gedung E UMKT.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Ir. Tamalkhani, S.T., M.Eng.Sc., IPM., ASEAN Eng., dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh yang memiliki pengalaman luas dalam pengembangan kurikulum teknik sipil berbasis capaian pembelajaran dan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan sharing session ini diikuti oleh dosen Program Studi Teknik Sipil UMKT sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan industri konstruksi. Dalam pemaparannya, Dr. Tamalkhani menjelaskan pentingnya penguatan mata kuliah Basic Science sebagai fondasi keilmuan bagi mahasiswa teknik sipil, sekaligus penerapan konsep Capstone Design sebagai sarana integrasi kompetensi yang telah diperoleh mahasiswa selama masa studi.

Menurut narasumber, kurikulum yang dirancang secara terstruktur dari penguasaan ilmu dasar hingga penyelesaian proyek rekayasa terpadu akan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan analitis, pemecahan masalah, serta keterampilan profesional yang lebih baik. Selain itu, penerapan Capstone Design juga dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menghubungkan teori dengan praktik di lapangan.

Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil UMKT menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan, khususnya dalam mendukung implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Masukan dan pengalaman yang disampaikan oleh narasumber diharapkan dapat menjadi referensi dalam penyempurnaan struktur kurikulum Teknik Sipil UMKT agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia profesi dan perkembangan teknologi konstruksi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin pertukaran gagasan dan pengalaman akademik yang konstruktif antara UMKT dan Universitas Muhammadiyah Aceh, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kurikulum teknik sipil di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk bertukar pandangan mengenai strategi penguatan kurikulum teknik sipil yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
 

Berita lainnya