S1 Kesehatan Masyarakat UMKT Gelar 1st National Conference of Public Health

umkt.ac.id, Samarinda – Dalam rangka meningkatkan kesadaran Masyarakat terhadap Kota Sehat dan Ramah Anak di Bumi Pesut Etam (Kalimantan), Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Univ. Muhammadiyah Kalimantan Timur yang berlokasi di Jalan Juanda, Samarinda, menggelar  1st Nasional Conference of Public Health dengan tema Kota Sehat dan Ramah Anak mulai 24 hingga 25 Agustus mendatang dan menghadirkan Walikota Samarinda H. Syaharie Jaang, S.H., M.Si dan Prof. Sukri Palutturi, S.KM., M.Kes, M.Sc.PH, Ph.D selaku pakar yang concern terhadap Health City

Secara resmi acara kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Samarinda H.  Syaharie Jaang, S.H., M.Si, Sabtu (24/8/2019).  Turut hadir dalam agenda tersebut Wakil Rektor 1 UMKT, Ghozali, Ph.D, Kepala Biro Keuangan dan Umum Drs. Suprayitno, M.Kes dan Kaprodi Kesehatan yang berada di lingkungan UMKT.

Dalam sambutannya, Walikota Samarinda menyampaikan bahwa sudah saatnya Samarinda menjadi Kota yang sehat dan Ramah Anak.

“Sudah saatnya kita menjadi Smart City, demi kesehatan kita gunakan tumbler yang bisa dipakai berkali kali di isi ulang, agar mengurangi sampah plastik. Sejak April lalu bahkan kita berlakukan peraturan yang mengharuskan toko – toko untuk tidak menggunakan kantong plastik dan diganti dengan tas yang bisa dipakai berkali – kali” Kata Walikota.

Ditemui ditempat yang sama, Ketua Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Sri Sunarti, M.PH selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa Seminar ini bertujuan agar meningkatkan mimbar akademik dilingkungan Prodi Kesehatan Masyarakat UMKT, meningkatkan wawasan civitas akademika dan masyarakat tentang Kota Sehat yang ramah anak di Samarinda.

“Tidak dapat dipungkiri, peran seluruh aspek masyarakat termasuk akademisi, Pemerintah Kota, Lembaga Swadaya Masyarakat sangat dibutuhkan demi mencapai Idonesia Sehat. Seminar 1st National Confrence of Public Health yang kami selenggarakan ini merupakan sebuah upaya positif dalam memberikan panggung bagi semua sektor untuk menambah khasanah Kesehatan masyarakat” Ujar Sunarti.

Seminar dihadiri oleh 495 peserta yang berasal dari 5 Provinsi di Indonesia terdiri dari Peneliti, Dosen, Mahasiwa, Dinas Kesehatan Kota dan Provinsi, DKP3A, BKKBN, Organisasi Profesi, Ahli Kesehatan Masyarakat, Perawat dan Kepala Puskesmas.

Ghozali selaku Pemateri juga menyampaikan pesan betapa pentingnya masyarakat sadar akan bahaya narkoba.

“Pencegahan Narkoba dengan cara Demand Reduction juga perlu kita perhatikan. Masyarakat dan kita semua harus sadar akan hal ini, bahkan jika perlu bisa kita masukkan dalam kurikulum sekolah agar terciptanya Kota Sehat dan Ramah Anak di Samarinda” Pungkasnya.

Selain Seminar Nasional, dalam agenda tahunan ini juga diselenggarakan Call of Abstract dari berbagai Provinsi diseluruh Indonesia. Kegiatan lainnya juga yaitu lomba PKM penulisan Ilmiah dan lomba poster peneliti muda.