Study Tour UMKT ke Mahsa University: Sinergi Antara Belajar dan Berwisata

BELAJAR sambil jalan-jalan merupakan suatu kegiatan paling menyenangkan. Hal tersebut dilakukan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Baru-baru ini, mereka melakukan study tour ke Malaysia.
Di sana, rombongan yang terdiri dari 97 mahasiswa prodi D-III Keperawatan dan 115 mahasiswa S-1 Keperawatan, juga mengunjungi MAHSA University, Malaysia.
Dijelaskan Kepala Urusan Kerja Sama UMKT, Serly Febriani, study tour semacam itu sudah diadakan sejak 2005. Namun, study tour ke luar negeri baru dilakukan di Malaysia dan Singapura sejak 2013.
“Kegiatan ini lebih banyak sebagai refreshing dan liburan sekaligus dapat menambah wawasan serta pengalaman ke luar negeri bagi mahasiswa,” kata dia.

Pelaksanaan kegiatan tersebut terbagi menjadi empat gelombang. Gelombang satu dan dua yang berangkat pada 16 dan 17 Januari lalu adalah mahasiswa D-III Keperawatan UMKT. Kegiatan gelombang satu dan dua berlangsung selama lima hari (16-20 Januari). Sedangkan gelombang tiga dan empat yakni mahasiswa S1 Keperawatan UMKT berangkat pada 2 dan 3 April lalu, selama enam hari (2–6 April).
Rombongan gelombang satu dan dua memulai perjalanan di Kuala Lumpur dengan mengunjungi beberapa tempat rekreasi seperti Central Market, Petaling Street, KL Tower, KLCC Mall, Petronas Twin Towers, dan Putra Jayaserta Bukit Bintang. Dilanjutkan kunjungan akademik ke MAHSA University untuk melihat fasilitas dan sistem pembelajaran pada kampus tersebut. Serta untuk melihat praktik klinis keperawatan. Kemudian pada malam hari diadakan acara Cultural Exchange Event, antara mahasiswa UMKT dan MAHSA University.
Pada hari berikutnya, rombongan kembali berkunjung ke MAHSA University untuk mengikuti Seminar on Building Future Nursing Leaders: How to Suceed the International Career Challenge Facing AEC. Terdiri dari tiga sesi, yaitu How to be Outstanding Students: YES, You Can Do It!.
Sesi kedua adalah Future Nursing Leaders: How to be Successful dan sesi terakhir How to Prepare and Cope with The Challenges for Nursing Profession in AEC: Case of Malaysia and Indonesia.
“Kelompok tiga dan empat juga dengan agenda yang hampir sama. Hanya saja, materi seminar berbeda,” kata dia.
Namun, rombongan kali itu juga melakukan kunjungan akademik ke Universiti Putra Malaysia (UPM). Serly menyebutkan, kegiatan study tour tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan UMKT. Baik study tour di Indonesia maupun luar negeri dengan pesertanya adalah mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan skripsi.
“Jadi sangat cocok untuk ajang pelepas penat sejenak. Tujuan study tour itu untuk membuka wawasan mahasiswa tentang bagaimana sistem pendidikan perguruan tinggi dan budaya belajar dari mahasiswa di negara lain,” sebutnya.
Kampus tersebut menjadikan Malaysia dan Singapura sebagai negara destinasi untuk study tour karena menarik dan mudah dijangkau.
“Sertamenambah pengalaman internasional sekaligus berlibur”, ujar Serly.
Salah seorang mahasiswa, mengaku senang dapat mengikuti study tour ke luar negeri tersebut,karena banyak teman-temannya yang juga baru pertama kali ke luar negeri. Sehingga hal ini sangatlah menarik dan bermanfaat karena selain menambah wawasannyatentang negara yang akan dikunjungi tersebut tentunya juga berkaitan dengan mata kuliah yang diambilnya jadi bisaberwisata sambil belajar. (adv//kh//roe)