Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Buka Program Double Degree Ke Korea Selatan

Samarinda – Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur tahun ini membuka program gelar ganda (double degree) untuk program studi S1 Manajemen dan Teknik Informatika. Program tersebut diselenggarakan sebagai perwujudan dari realisasi kerjasama antara UMKT dengan Kyung Dong University, Korea Selatan. Mahasiswa yang diterima dalam program gelar ganda ini nantinya akan mengenyam perkuliahan dan merasakan atmosfer akademik internasional dalam beberapa bidang kajian seperti ilmu manajemen, teknologi informasi dan manajemen perhotelan. “Nantinya mereka (mahasiswa) bisa memperoleh pengalaman baru yang lebih bernuansa internasional mengingat kuliahnya juga akan ke Korea,” kata Rektor UMKT, Prof. Bambang Setiaji, saat ditemui dalam acara pengarahan terkait program double degree UMKT-Kyungdong University yang dilaksanakan di Gedung E Kampus 1, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur.

Keuntungan lainnya, dengan mengikuti program gelar ganda tersebut mahasiswa akan memperoleh dua gelar langsung dari UMKT dan Kyungdong University pada saat diwisuda. “Tentunya nanti akan dapat dua ijazah dari UMKT dan dari Korea, kan kuliahnya di dua tempat,” tambah pria yang merupakan lulusan S3 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Rektor pun memastikan bahwa tahun ini program gelar ganda tersebut akan dibuka dan dimulai pada tahun ajaran 2018/2019.

Pertanyaan pun muncul, bagaimana dengan mahasiswa yang kemampuan Bahasa asingnya kurang tetapi ingin mengikuti program gelar ganda tersebut?. Di Kyungdong University, Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Inggris, tetapi tidak perlu khawatir karena UMKT akan memberikan pembinaan Bahasa yang tentunya akan sangat menyenangkan setiap harinya seperti pola pembiasaan membaca berita di media (cetak dan elektronik) yang berbahasa asing, serta membuat kelas-kelas percakapan bagi calon-calon mahasiswa program gelar ganda tersebut. Selain itu, sesampainya di Korea Selatan, mahasiswa akan berinteraksi dengan masyarakat di luar kampus yang notabennya menggunakan Bahasa Korea sehingga mahasiswa akan beradaptasi dengan sendirinya dan akan memiliki kemampuan menggunakan dua bahasa asing sekaligus.

Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa mahasiswa bisa berangkat ke Korea kapan saja ketika penguasaan bahasa pengantarnya sudah cukup baik. “Kapan aja bisa, mau di semester awal maupun akhir silahkan, yang penting syarat dan tesnya terpenuhi,” kata Bambang. Setelah mahasiswa program tersebut telah menyelesaikan semua mata kuliah dari dua kampus, maka dapat kesempatan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta wisuda langsung di dua kampus yang berbeda dan memperoleh pengakuan kesarjanaannya.

Peluang pengembangan diri bagi mahasiswa juga sangat terbuka lebar. Melalui program double degree yang dicanangkan UMKT dan Kyungdong University ini akan mempermudah mahasiswa menjajaki dunia kerja di Korea. “Ada sekitar ratusan ribu pekerja Indonesia di Korea, bedanya mereka cuma kerja sedangkan mahasiswa belajar sambil bekerja (part-time student) untuk mencari pengalaman dan posisi yang lebih baik,” kata pria yang kerap disapa prof tersebut. Di penghujung pertemuan, Rektor UMKT mengajak para pemuda pemudi Kalimantan Timur untuk berbondong-bondong bergabung bersama UMKT dan mengikuti program tersebut. “Fantasiru, pergilah ke seluruh penjuru dunia, lihat, pelajari, dan perkenalkanlah dirimu, selamat mencoba,” seru Rektor.