Wisuda Perdana UMKT Meluluskan 197 Mahasiswa

UNTUK pertama kali, setelah bergabung dua sekolah tinggi yaitu Stikes Muhammaadiyah Samarinda dan Stie Muhammadiyah Samarinda, menjadi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar wisuda sarjana dan profesi. Kegiatan tersebut pun digelar di Ballroom Hotel Mesra Samarinda, Rabu (28/3).
Berlangsung dari pukul 08.00 – 12.15 Wita, kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UMKT Bambang Setiaji, Wakil Rektor Bidang Akademik Ghozali, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Sunarso, para dekan setiap fakultas, dosen dan perwakilan mahasiswa.
Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari gubernur Kaltim, perwakilan Pemkot Samarinda, perwakilan koordinator Kopertis wilayah XI Kalimantan, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Pimpinan wilayah Muhammadiyah Kaltim, Badan Pembina Harian UMKT, serta orang tua mahasiswa.
Ditemui setelah acara, Bambang Setiaji mengatakan bahwa ada 197 mahasiswa dan mahasiswi yang diwisuda. “Ini pertama kalinya kami menggelar wisuda setelah menyandang nama universitas Muhammadiyah dan Insya Allah ini awal kami menjadi universitas yang terbesar di Kaltim secara khusus dan juga bisa di kenal di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, ada enam wisudawati yang menjadi lulusan terbaik. Yaitu dari fakultas ilmu kesehatan dan Farmasi yaitu terbaik pertama Ari Kristina, terbaik ke dua Jumiati, dan terbaik ke tiga Krisnanda Mardi Wibawa. Sedangkan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora terbaik pertama diberikan kepada Mutiara Annisa, Mardiana terbaik ke dua dan terbaik ke tiga Dewi Aryani.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa yang lulus. Dari kegiatan wisuda pertama ini, juga menjadi penambah semangat kami untuk terus menghasilkan lulusan berkarakter yang berpijak pada nilai-nilai keislaman, mampu memanfaatkan teknologi informasi yang berkontribusi terhadap pembangunan, menjadi solusi masalah sosial dan lingkungan serta menghasilkan produk Ipteks yang berbasis teknologi informasi dan ramah lingkungan, serta bersama-sama membangun suasana belajar universitas yang kondusif,” tutur Bambang.
Bambang pun berharap, setiap lulusan bisa membuka lapangan kerja baru. “Yang ingin bekerja di instansi pemerintah atau swasta saya doakan dapat diterima. Yang pasti saya berharap dari setiap lulusan kami dapat menjaga nama baik almamater dimana pun mereka berada,” tutup Bambang

Sumber: Kaltimpost