Mahasiswa UMKT Ciptakan Abon Kulit Pisang, Ubah Limbah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Penulis: Raisha Azzahro
umkt.ac.id, Paser — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menghadirkan inovasi pengolahan limbah organik melalui pemanfaatan kulit pisang menjadi abon yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan di UMKT Tanah Grogot dengan pendampingan dosen, Primadiyanti Arsela.
Tim yang diketuai oleh Regina Armeliana bersama anggota Nurdalifah dan Yusmansyah. Permasalahan limbah kulit pisang yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal menjadi latar belakang inovasi ini. Selain banyak terbuang menjadi sampah organik, kulit pisang juga memiliki kandungan gizi yang berpotensi diolah menjadi produk pangan yang aman dan bernilai jual.
Melalui inovasi tersebut, tim mahasiswa mengolah kulit pisang menjadi abon tanpa menggunakan bahan pengawet kimia. Produk ini juga memanfaatkan bahan-bahan alami sehingga menghasilkan makanan yang lebih sehat dan ramah lingkungan.
Proses pembuatan abon dimulai dengan membersihkan kulit pisang menggunakan air garam, kemudian direbus hingga matang. Setelah didinginkan, kulit pisang disuir dan diperas untuk mengurangi kadar air. Selanjutnya, bumbu yang telah dihaluskan ditumis bersama daun jeruk dan daun salam hingga matang, kemudian dicampurkan dengan kulit pisang. Proses memasak dilakukan dengan api kecil sambil terus diaduk hingga tekstur abon menjadi kering dan siap dikemas.
Produk abon kulit pisang ini memiliki sejumlah manfaat, di antaranya sebagai camilan tinggi serat, rendah lemak, serta bebas bahan pengawet kimia. Selain itu, produk tersebut juga menawarkan alternatif pangan inovatif dengan harga yang terjangkau, yakni sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000 per kemasan.
Melalui inovasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengolahan limbah organik secara kreatif. Inovasi tersebut juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengelolaan limbah sekaligus menciptakan peluang usaha berbasis pangan lokal.
Penulis: Raisha Azzahro