YUDISIUM DAN ANGKAT SUMPAH PROFESI FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR TAHUN AKADEMIK 2025/2026

 Diposting pada: Senin, 13 April 2026, 11:40 WITA
 Penulis: Asih Isni Saputri
YUDISIUM DAN ANGKAT SUMPAH PROFESI FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR TAHUN AKADEMIK 2025/2026

Samarinda - Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur melaksanakan Kegiatan Yudisium dan Angkat Sumpa Profesi pada hari Senin (13/4) d Aula Gedung E Lantai 4. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Retkor Bidang Akdemik, Mutu, Kemahasiswaan, dan Alumni, Wakil Rektor Bidang Al Islam Kemuhammadiyahan dan Sumber Daya Insani, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur, Pimpinan Wilayah PPNI Kalimantan Timur, Rohaniawan, serta Dosen Fakultas Ilmu Keperawatan.

Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan kegiatan Yudisium & Angkat Sumpah Profesi yang diikuti oleh  171 mahasiswa yang terdiri dari 4 mahasiswa Diploma III Keperawatan, 155 mahasiswa Sarjana Keperawatan dan 12 mahasiswa Profesi Ners yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan dinyatakan lulus secara akademik Prosesi yudisium menjadi penanda resmi kelulusan para peserta, di mana pimpinan institusi secara langsung membacakan Surat Keputusan Yudisium. 

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi Angkat Sumpah Profesi bagi 4 orang Lulusan Diploma III Keperawatan dan 12 orang lulusan Profesi Ners, Profesi Angkat Sumpah dipimpin langsung oleh Wakil Retkor Bidang Akdemik, Mutu, Kemahasiswaan, dan Alumni Bapak Abdul Halim, S.Pd., M.Pd., Ph.D. Acara berlangsung dengan penuh kesungguhan. Para lulusan mengucapkan sumpah  sebagai bentuk komitmen moral dan etika dalam menjalankan tanggung jawab ke depan. Momen ini menjadi simbol kesiapan mereka untuk terjun ke dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas dan tanggung jawab dalam mengemban profesinya. Yudisium dan angkat sumpah bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal menuju pengabdian nyata bagi bangsa dan negara.

Berita lainnya