Fakultas Sains dan Teknologi UMKT Sukses Selenggarakan The 9th Mechanical Engineering, Science, and Technology (MEST) International Conference
Penulis: Sigiet Haryo Pranoto
Samarinda – Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring internasional melalui penyelenggaraan The 9th Mechanical Engineering, Science, and Technology International Conference (MEST) 2025 yang dilaksanakan pada 11 Desember 2025.

Mengusung tema “Creative Solutions for Sustainable Engineering Challenges”, konferensi internasional ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi pengetahuan, hasil riset, serta inovasi dalam bidang teknik dan sains yang berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh para presenter dari berbagai wilayah, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, sehingga menciptakan forum ilmiah yang dinamis dan kolaboratif.
Dalam pelaksanaannya, FST UMKT bekerja sama dengan sejumlah institusi terkemuka, di antaranya Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), serta De Montfort University, Leicester, Inggris. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata penguatan jejaring internasional dalam mendukung pengembangan keilmuan dan riset yang berdampak global.
Konferensi ini menghadirkan empat pembicara utama yang merupakan pakar di bidangnya, yaitu:
- Dr. Ir. Sandro Mihradi dari Institut Teknologi Bandung
- Prof. Madya Dr. Mohammad Sukri bin Mustapa dari UTHM Malaysia
- Assoc. Prof. Dr. Dani Harmanto dari De Montfort University, Leicester
- Dr. Abhishek Tiwary dari De Montfort University, Leicester
Para keynote speaker menyampaikan berbagai perspektif dan solusi inovatif terkait tantangan teknik berkelanjutan, mulai dari pengembangan teknologi ramah lingkungan hingga penerapan rekayasa modern dalam menjawab kebutuhan masa depan.

Dengan terselenggaranya MEST 2025, Fakultas Sains dan Teknologi UMKT semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta jejaring global.