Ketua LPPM UMKT Inisiasi Penjajakan Kerja Sama dengan Pengurus Masjid Jawa Thailand untuk Perkuat Pengabdian Masyarakat Internasional

 Diposting pada: Senin, 13 Juli 2026, 16:48 WITA
 Penulis: Hamada Zein
Sejalan dengan TPB nomor:
SDGs 16
Ketua LPPM UMKT Inisiasi Penjajakan Kerja Sama dengan Pengurus Masjid Jawa Thailand untuk Perkuat Pengabdian Masyarakat Internasional

Bangkok, Thailand – Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) terus memperluas jejaring internasional melalui inisiasi penjajakan kerja sama dengan pengurus Masjid Jawa (Java Mosque) di Bangkok, Thailand. Kegiatan yang dilakukan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMKT, Paula Mariana Kustiawan, ini menjadi langkah awal dalam penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) yang berfokus pada penguatan program pengabdian kepada masyarakat, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas Muslim di Thailand.

Penjajakan kerja sama tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Halal Bangkok Expedition 2026, yang tidak hanya berorientasi pada penguatan jejaring akademik, tetapi juga mendorong implementasi tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi langsung dengan masyarakat internasional.

Masjid Jawa merupakan salah satu masjid bersejarah di Bangkok yang telah lama menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial bagi komunitas Muslim, termasuk masyarakat keturunan Jawa dan komunitas Muslim lokal di Thailand. Dengan perannya yang strategis, Masjid Jawa menjadi mitra potensial dalam mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua LPPM UMKT, Paula Mariana Kustiawan, berdiskusi bersama pengurus masjid mengenai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan melalui MoA. Beberapa program yang menjadi fokus pembahasan meliputi pengabdian kepada masyarakat internasional, edukasi kesehatan, pelatihan pemberdayaan masyarakat, pengembangan kewirausahaan berbasis halal, pendampingan UMKM, penelitian kolaboratif, hingga keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian lintas negara.

"Komunitas Muslim di sekitar Masjid Jawa memiliki potensi besar untuk menjadi mitra dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan. Kami ingin membangun kerja sama yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi ruang pembelajaran internasional bagi dosen dan mahasiswa UMKT," ujar Paula.

Menurut Paula, keberadaan komunitas Muslim di Thailand memberikan peluang bagi UMKT untuk mengembangkan model pengabdian masyarakat yang adatif terhadap konteks sosial dan budaya setempat. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengalaman dalam bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan nilai-nilai keislaman.

Pengurus Masjid Jawa menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kemitraan dengan UMKT. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berharap dapat mengembangkan berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi komunitas Muslim di Thailand, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat Indonesia dan Thailand melalui bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Ke depan, hasil penjajakan ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai dasar pelaksanaan berbagai program kolaboratif. LPPM UMKT menargetkan kerja sama ini dapat menjadi model pengabdian masyarakat internasional yang berkelanjutan, melibatkan dosen, mahasiswa, serta mitra lokal dalam menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui inisiatif ini, UMKT kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tridarma perguruan tinggi yang berdampak tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Kolaborasi dengan komunitas Muslim Thailand diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas kontribusi UMKT terhadap pembangunan masyarakat yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan.

Berita lainnya