Tim LPPM dan Dosen Teknik Mesin UMKT Kunjungi Desa Loa Lepu, Analisis Solusi Teknologi Incinerator Sampah

 Diposting pada: Selasa, 21 Juli 2026, 10:26 WITA
 Penulis: 1911102415132
Sejalan dengan TPB nomor:
SDGs 3 SDGs 7
Tim LPPM dan Dosen Teknik Mesin UMKT Kunjungi Desa Loa Lepu, Analisis Solusi Teknologi Incinerator Sampah

LOA LEPU, 20 Juli 2026 – Dalam upaya mewujudkan pengabdian masyarakat berbasis teknologi serta solusi pengelolaan lingkungan berkelanjutan, tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) bersama perwakilan dosen Program Studi Teknik Mesin UMKT melaksanakan kunjungan lapangan ke Desa Loa Lepu pada Senin (20/7/2026).

Kunjungan ini berfokus pada analisis teknis dan penanganan kendala yang dihadapi dalam pengoperasian teknologi incinerator (pembakar sampah) yang ada di Desa Loa Lepu.

Kedatangan rombongan akademisi UMKT disambut hangat oleh Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, S.E., beserta jajaran tim Pemerintah Desa Loa Lepu di lokasi pengoperasian incinerator.

Dari pihak universitas, hadir mewakili jajaran dosen Program Studi Teknik Mesin UMKT, Ir. Binyamin, S.T., M.T., Ph.D., yang turun langsung meninjau kondisi fisik serta sistem kerja unit incinerator. Peninjauan ini dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai potensi kendala teknis, seperti efisiensi pembakaran, pengelolaan emisi, hingga daya tahan komponen mesin agar pengoperasian alat dapat berjalan optimal dan ramah lingkungan.

"Pengelolaan sampah berbasis teknologi seperti incinerator membutuhkan penyesuaian teknis yang tepat, baik dari segi suhu pembakaran, suplai udara, hingga filtrasi sisa pembakaran. Melalui analisis langsung di lapangan ini, kami dari Prodi Teknik Mesin UMKT berupaya merumuskan rekomendasi serta perbaikan sistem agar incinerator di Desa Loa Lepu dapat beroperasi secara maksimal dan aman bagi lingkungan sekitar," ujar Ir. Binyamin, S.T., M.T., Ph.D.

Perwakilan tim LPPM UMKT menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari komitmen universitas dalam menerapkan hasil riset akademis untuk menjawab permasalahan nyata di masyarakat.

Kolaborasi antara LPPM, Prodi Teknik Mesin UMKT, dan Pemerintah Desa Loa Lepu ini diharapkan tidak hanya berhenti pada tahap analisis masalah, tetapi dilanjutkan dengan tahap pendampingan teknis, perawatan rutin (maintenance), serta edukasi tata kelola sampah bagi pengelola di tingkat desa.

Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, S.E., mengapresiasi perhatian dan keahlian yang dihadirkan oleh tim LPPM serta Prodi Teknik Mesin UMKT. Beliau berharap hasil evaluasi ini dapat membawa solusi nyata bagi pengelolaan sampah di wilayahnya.

"Kami sangat menyambut baik kehadiran tim pakar dari UMKT. Dengan adanya pendampingan dan evaluasi langsung dari akademisi yang ahli di bidang teknik mesin, kami optimis pengelolaan sampah mandiri di Desa Loa Lepu dapat berjalan lebih efektif, higienis, dan berdaya guna bagi warga," ungkap Sumali, S.E.

Dari hasil kunjungan lapangan ini, tim Teknik Mesin UMKT bersama LPPM akan menyusun dokumen rekomendasi teknis serta skema pendampingan jangka panjang guna memastikan teknologi incinerator di Desa Loa Lepu dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas.

Berita lainnya