HMJM FEBP UMKT Wujudkan Pengabdian Nyata di Loa Tebu Melalui Program "Satu Malam Seribu Makna"

 Diposting pada: Kamis, 18 Juni 2026, 22:58 WITA
 Penulis: Risma Wulan Dari
Sejalan dengan TPB nomor:
SDGs 3 SDGs 7 SDGs 8 SDGs 9 SDGs 10 SDGs 11 SDGs 12 SDGs 16
HMJM FEBP UMKT Wujudkan Pengabdian Nyata di Loa Tebu Melalui Program "Satu Malam Seribu Makna"

Kutai Kartanegara – Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Politik (FEBP) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Satu Malam Seribu Makna: Dari Malam Kita Mengabdi untuk Esok Lebih Berarti.” Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, pada 13–14 Juni 2026, di Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Program ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat melalui rangkaian kegiatan yang menggabungkan aspek pendidikan, pelestarian lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tidak hanya menjadi ruang berbagi ilmu dan pengalaman, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat setempat.

Kegiatan diawali dengan edukasi lingkungan bagi anak-anak yang bertujuan menanamkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini. Anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui penyampaian materi interaktif, praktik menanam bibit sayuran, kuis edukatif, hingga pembagian hadiah dan snack. Dengan pendekatan yang menyenangkan, diharapkan tumbuh kebiasaan mencintai lingkungan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat pelestarian lingkungan juga diwujudkan melalui kegiatan penanaman bersama ibu-ibu PKK dan warga Kelurahan Loa Tebu. Mahasiswa dan masyarakat bergotong royong menanam berbagai bibit tanaman di lingkungan sekitar sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri. Selain memperindah kawasan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata.

Pada malam harinya, HMJM FEBP UMKT mengadakan sosialisasi bagi pelaku usaha gula merah di Loa Tebu. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh wawasan mengenai strategi pemasaran dan teknik pengemasan produk yang lebih menarik serta memiliki daya saing di pasar. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan senam bersama masyarakat yang diikuti dengan penuh antusias. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui pembagian doorprize serta interaksi hangat antara mahasiswa dan warga. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan dapat dilakukan bersama-sama sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan kepada masyarakat, tetapi juga belajar langsung dari kehidupan sosial di tengah masyarakat. Pengalaman ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, kemampuan berkomunikasi, serta jiwa kepemimpinan sebagai bekal di masa depan.

Program “Satu Malam Seribu Makna” menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang memberikan manfaat nyata. Edukasi lingkungan, penanaman bersama warga, pemberdayaan pelaku usaha lokal, serta kegiatan kebersamaan menjadi bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang lebih berdaya, sehat, dan peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk terus menghadirkan inovasi dan kontribusi positif bagi masyarakat. Sebab, pengabdian bukan sekadar hadir di tengah warga, melainkan menjadi upaya bersama dalam menciptakan perubahan yang bermanfaat bagi hari ini dan masa depan.

Berita lainnya