Seminar Internasional FST UMKT Bersama UiTM, Bahas Inovasi STEM Berkelanjutan di Era Industri 4.0
Penulis: Raisha Azzahro
umkt.ac.id, Samarinda – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar Seminar Internasional bertema “Advancing Sustainable STEM and Engineering Innovation Industry 4.0 and Global Impact” pada Senin (14/4), di Aula Gedung E UMKT.
Seminar internasional ini dihadiri oleh Dekan FST beserta jajaran Wakil Dekan, para dosen, serta mahasiswa yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Menghadirkan narasumber dari UiTM, yakni Siti Rudhziah Binti Che Balian, Siti Aisyah Binti Zawawi, dan Syazuan Bin Abdul Latip. Terdapat juga sesi panel yang menghadirkan Rusandi Noor, Sigiet Haryo Pranoto, dan Binyamin sebagai panelis.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi akademik antara FST UMKT dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) dari Malaysia.
Dalam sambutannya, Dekan FST UMKT, Rusandi Noor, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil dari kerja sama yang telah terjalin antara dua institusi lintas negara. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan akademik serta memperkuat jejaring internasional.
“Kegiatan ini terwujud dari kerja sama antar dua institusi. Kami berharap para mahasiswa yang hadir dapat mengambil berbagai macam ilmu yang disampaikan dalam seminar ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, seminar ini mengangkat isu penting terkait pengembangan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang berkelanjutan, khususnya dalam menjawab tantangan era Revolusi Industri 4.0 serta dampaknya secara global. Para narasumber memaparkan berbagai perspektif dan pengalaman terkait inovasi teknologi, riset, serta implementasi konsep keberlanjutan dalam dunia industri dan pendidikan.
Perwakilan UiTM, Syazuan Bin Abdul Latip, dalam sambutannya menekankan kerja sama ini tidak sebatas pertukaran ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan memperkaya sudut pandang.
“Tujuan UiTM adalah membangun hubungan berkelanjutan (sustainable relationship) serta saling tukar pendapat dan pengalaman. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menghasilkan komunikasi dua arah, terutama melalui keaktifan mahasiswa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga didorong untuk aktif berdiskusi dan berinteraksi langsung dengan para narasumber internasional. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas akademik serta memperluas perspektif global mahasiswa UMKT.
Seminar internasional ini menjadi salah satu langkah konkret FST UMKT dalam mendukung internasionalisasi pendidikan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat global.
Penulis: Raisha Azzahro
Foto: Tio Andika